"Unless you change how you are, you will always have what you've got."

Label

Tampilkan postingan dengan label tourism. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tourism. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Desember 2010

Ziarah ke Makam Harry Potter


Sebuah pemakaman di Israel kedatangan rombongan penggemar Harry Potter, yang datang untuk menengok makam seorang yang juga bernama Harry Potter.
Prajurit Harry Potter dulunya seorang tentara Kerajaan Inggris yang tewas di sebuah pertempuran pada 1939. Saat itu ia berumur 18 tahun, tapi di makamnya ditulis 19 tahun, sebab ia mengaku lebih tua setahun saat mendaftar masuk ketentaraan.
Kata seorang pemandu wisata di kota Ramle, tak ada hubungan antara prajurit Harry Potter dengan tokoh karangan JK Rowling. “Tapi nama itu memang laku dijual,” ujarnya, seperti dilansir Yahoo! Movies UK & Ireland.
Ziarah para fans ke makam itu dimulai sejak lima tahun lalu, dan makam itu makin populer setelah dicantumkan di sebuah situs daring (online) pariwisata. “Kalau tak dibilang Harry Potter dimakamkan di sini, tak adalah yang bakal ke sini,” kata warga Tel Aviv, Josef Peretz.

Selasa, 07 Desember 2010

Candi Cangkuang (Garut,Indonesia)

Cangkuang adalah nama sejenis pohon pandan (Pandanus furcatus) yang digunakan masyarakat sebagai bahan untuk membuat tudung, tikar, dan pembukus gula aren. Seiring dengan perputaran waktu, nama cangkuang diabadikan sebagai nama sebuah desa dan sekaligus nama sebuah danau/situ, yaitu Desa Cangkuang dan Situ Cangkuang. Kemudian, sebuah candi yang terdapat di kawasan tersebut juga diberi nama Candi Cangkuang.

Candi Cangkuang ditemukan oleh Prof. Harsoyo dan Drs. Uka Tjandrasasmita, Tim Peneliti Sejarah Leles, pada tanggal 19 Desember 1966. Penelitian ini disponsori oleh Bapak Idji Hatadji, Direktur CV. Haruman. Candi ini ditemukan berkat laporan ilmuan Belanda bernama Vordeman dalam Notulen Bataviaasch Genootschap terbitan tahun 1893, yang menyebutkan adanya sebuah makam kuno dan sisa-sisa arca Dewa Siwa di daerah Leles.

Pada penelitian berikutnya, di kawasan tersebut juga ditemukan peninggalan-peninggalan zaman prasejarah, seperti alat-alat dari batu oksidan (batu kendan), pecahan-pecahan tembikar dari zaman Neolitikum, dan batu-batu besar peninggalan kebudayaan zaman Megalitikum.

Dilihat dari bentuk bangunannya, para ahli purbakala berpendapat bahwa Candi Cangkuang berdiri sejak abad ke-8. Namun, jika dilihat dari kesederhanaan hiasan, teknik pembuatan, dan laporan tambo Cina, tidak mustahil bangunan Candi Cangkuang sudah ada sejak abad ke-7, bersamaan dengan pembangunan candi-candi lainnya di Pulau Jawa. 

Untuk mencapai candi tersebut kita perlu naik rakit (kendaraan untuk melewati sungai yang terbuat dari susunan bambu).

Harga Tiket Pada 10 Oktober 2010
Foto Rakit yang digunakan untuk mencapai candi cangkuang
Gambar Candi Cangkuang

ayo datang dan kunjungi tempat wisata negara indonesia..negara yang kaya akan  keindahan alamnya dan warga negaranya yang ramah tamah.. =)