"Unless you change how you are, you will always have what you've got."

Sabtu, 25 Desember 2010

Apa yang saya dapatkan mengenai tujuan hidup

Belajar Hidup dari Tumbuhan



Setelah beberapa tahun saya berpikir dan mencoba mencari jawaban mengenai tujuan hidup manusia, akhirnya pada hari ini saya mendapatkan pencerahan, meskipun belum sempurna, namun setidaknya bisa menjawab paling tidak sepersekian dari pertanyaan tersebut.

Apabila seseorang hidup demi mengejar kekayaan, lalu untuk apakah semua hartanya ketika masa hidupnya berakhir? Apabila seseorang hidup demi menimbun ilmu, apakah ilmunya akan dibawa bersamanya apabila habis masa hidupnya? Apabila seseorang hidup demi mengejar ketenaran dan kekuasaan, ada satu perkataan orang bijak yang sangat cocok, "Apakah artinya kau memiliki seluruh dunia apabila kau kehilangan nyawamu?"

Sayangnya, banyak orang (termasuk saya yang dulu) tidak memahami tujuan hidupnya yang sebenarnya dan hanya melakukan rutinitas setiap harinya, bahkan berpatokan pada tujuan hidup semu yang dimiliki sebagian besar orang yang tidak memiliki tujuan hidup yang pasti. Sejak lahir, orang mulai menjalani hidupnya. Belajar berbicara, belajar jalan, dan mulai memasuki pendidikan awal, yaitu TK. Untuk apa menuntut ilmu selama bertahun-tahun dari TK hingga SMA bahkan perguruan tinggi, S1, S2, bahkan S3? Pasti jawabannya, untuk digunakan dalam dunia kerja. Ok, lalu untuk apa bekerja itu? Untuk mencari uang. Uang itu lalu untuk apa? Untuk membeli kebutuhan hidup. Apa gunanya membeli kebutuhan hidup? Untuk menjaga kelangsungan hidup. Akhirnya kembali ke awal. Berarti tujuan hidup manusia adalah untuk mempertahankan hidup? Apa artinya? Jika mengikuti pola seperti ini terus, bukankah seseorang akan melalui hidupnya dari anak-anak, muda, tua, dan selesai, tanpa merasakan bahwa hidupnya bermakna? Bukankah hidupnya akan terasa hanya seperti angin lalu? Lalu apa tujuan hidup saya?

Saya terus memikirkan hal ini dan hari ini saya belajar banyak dari tumbuhan. Tujuan hidup manusia yang saya dapatkan adalah untuk semakin tumbuh dan berkembang setiap hari baik dalam segi jasmani, mental, spiritual, ilmu pengetahuan, dan segi-segi lainnya sehingga dapat membuahkan sesuatu, laksana tumbuhan yang semakin tumbuh dan berkembang setiap hari, memberikan kesejukan dan angin kehidupan (oksigen) bagi manusia dan hewan yang ada di sekitarnya, dan berbuah di kemudian hari, sehingga ketika sudah tua dan layu nanti menjelang akhir hidupnya, ia dapat merasa bahwa semasa hidupnya ia telah berguna bagi alam semesta dan oleh karena itu hidupnya tidak sia-sia.

Dengan begitu, saya menjadi sadar bahwa kekayaan selayaknya digunakan untuk membantu orang yang membutuhkan, ilmu seharusnya dibagikan kepada orang lain sehingga dapat terus disebarkan dari orang ke orang secara turun temurun sehingga tidak terbuang sia-sia. Dan yang paling penting, seseorang seharusnya memberikan cinta kasih yang tulus kepada semua komponen alam semesta, karena dengan begitu seseorang dapat menjadi terang di tengah kegelapan, menjadi seperti tumbuhan yang memberikan pengaruh yang baik bagi makhluk hidup di sekitarnya tanpa berkata sepatah katapun, menjadi seseorang yang berguna. Itu adalah gambaran idealnya, namun tidak ada sesuatu di bumi ini yang ideal (seperti yang telah dipelajari di Fisika), termasuk manusia. Tapi tetap saja gambaran ideal itu diperlukan sebagai acuan untuk menuju kehidupan yang lebih baik.

Sang Buddha, Sidharta Gautama, meninggalkan sebuah ajaran agama untuk mencapai kebijaksanaan yang hingga kini masih dianut oleh banyak orang. Para penemu telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi kehidupan manusia sampai sekarang ini. Mereka telah berhasil menjadi orang-orang yang berguna bagi seluruh umat manusia dan alam semesta.

Akhir kata, saya ingin menekankan satu poin penting. Saya bukanlah seorang rohaniwan, psikolog, atau orang-orang yang berkecimpung di bidang spiritualitas. Saya hanyalah orang awam yang tiba-tiba mendapat pencerahan sekaligus dorongan untuk membagikan apa yang telah saya dapatkan kepada Anda semua. Oleh karena itu, saya sama sekali tidak bermaksud menggurui siapapun dengan menulis tulisan ini. Saya sendiri baru saja mendapatkan teorinya dan berusaha mempraktikkannya. Entah saya berhasil atau tidak, paling tidak saya sudah mencoba memulainya dengan membagikan tulisan ini kepada Anda, karena kunci utama dari melakukan sesuatu adalah dengan memulainya dari hal kecil. Pepatah kuno mengatakan, "Perjalanan beribu-ribu mil jauhnya dimulai dari satu langkah pertama".

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi semua orang yang membacanya dan memberikan gambaran mengenai kehidupan yang lebih baik. :D

Bandung, 25 Desember 2010
Hafiz Pabri

NB:Apabila Anda merasa tulisan ini bermanfaat, Anda dapat membagikan tulisan ini pada teman-teman Anda, misalnya dengan mengcopy tulisan ini ke notes Anda dan memberi tag pada daftar teman-teman Anda sebanyak-banyaknya (tidak perlu yang Anda kenal) seperti yang saya lakukan. Dengan membagikan sesuatu yang bermanfaat, Anda sudah memulai langkah pertama. Semoga berhasil! :)

6 komentar:

  1. Pemikiran yang sangat luar biasa Fiz, sangat menginspirasi.. semoga kita semua nantinya bisa jadi sesuatu yang berguna untuk keberlangsungan hidup semua mahluk ya.

    BalasHapus
  2. uh, this is the 1 question that was already and is still debated over the centuries.. and u wrote this wont make it change... I've already gone through this thought over and over, always to find myself getting the same answer, and failed to hold it through everyday life..

    BalasHapus
  3. wah.. keren Fiz.. mantab.. ^^ ternyata lo jago bngt nulis nya,, nyentuh bngt fiz T_T

    BalasHapus
  4. @ica: hehehe... ntah knp gw skrng hobby nulis pdhl pekan ini sedang uas -,- huyuhh.. tp thanks ya ca semoga tulisan saya bermanfaat :D
    @edwin: jawaban tiap orang bisa beda2 koq, ini cuma jawaban versi gw, tapi tiap orang pasti punya tujuannya masing2, semoga lekas dapet jawaban ya! hahaha.. :D good luck !!!
    @eddy: thank's edi! thanks jg ya buat semua yang udah lu sharing ke gw, gw seneng banget karena setelah ini gw akhirnya ngerti apa yang lu sharing ke gw beberapa tahun lalu, hehehe.. sekali lagi thanks ya!!! ^_^

    @ all : ayo sukseskan uas qt !! kita ksh sebuah sebuah penghargaan ke orang yg qt sayangi... :D siapa lagi klo bkn kedua orang tua qt :)cayooo... 2012 menunggu qt... :D

    BalasHapus
  5. jika kita tidak tau mengenai tujuan hidup mesti di terapi SpiritualQuotient(SQ)tu .ada yang sampai bunuh diri gara2 kaya gini...heheeh

    BalasHapus
  6. berkunjung ke blogg ku, salam...

    BalasHapus