Sahabat yang sesungguhnya, selalu ada dlm suka maupun duka (kayak janji perkawinan :P), bukannya kalau teman lagi susah dihindari begitu saja. Jika hanya melihat keuntungannya dalam berteman dengan seseorang, pada akhirnya hanya akan menjadi teman, bukan sahabat. Orang yang tidak menerima kekurangan orang lain (dengan kata lain tidak bisa menerima apa adanya) bukanlah seorang sahabat. Kalau begini, agak susah mendapat sahabat :P

Tidak ada komentar:
Posting Komentar